Error
  • JUser: :_load: Unable to load user with ID: 875

Berita Diknas

Walikota : Setiap Anak Punya Potensi Berbeda Featured

May 10, 2014
Hit: 123479
Written by
Walikota : Setiap Anak Punya Potensi Berbeda

Pelaksanaan hari pertama ujian nasional (unas) tingkat SMP Sederajat di Surabaya yang digelar hari ini (05/05), mendapat pantauan langsung  oleh Walikota Surabaya Ir. Tri Rismaharini, MT.

Dengan didampangi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya Dr. Ikhsan, S. Psi, MM bersama Kabid. Pendidikan Dasar Dra. Eko Prasetyoningsih, M. Pd. Risma -panggilan akrab walikota- berkeliling di beberapa SMP di Surabaya.

Kunjungan rombongan dimulai sekitar pukul 06.00 WIB di SMPN 28. Pada kesempatan ini Walikota Tri Risma mengajak para siswa untuk mempersiapkan alat tulis sebelum unas berlangsung. Ia juga meninjau setiap ruangan tempat terselenggaranya unas di sekolah tersebut. Tampak salah satu ruangan masih dalam keadaan tersegel sebelum unas di mulai.

Tidak hanya itu, walikota juga melakukan pengecekan langsung naskah unas yang terdapat di ruang pengawas ujian. Ia juga turut memotivasi para siswa untuk selalu percaya diri dalam mengerjakan soal-soal unas.

"Kalian pasti bisa, jangan mudah percaya dengan adanya bocoran soal", ungkapnya. Di tempat yang sama, Risma juga menekankan bahwa siswa Surabaya siap untuk menghadapi unas. Setiap anak pasti memiliki bakat dan potensi yang berbeda, untuk itu kita harus meyakinkan para siswa agar tidak mudah percaya terhadap hal-hal yang belum tentu kebenarannya.

Senada dengan walikota, Kadispendik Ikhsan juga menuturkan bahwa anak surabaya boleh tidak lulus, asalkan mereka menjunjung tinggi nilai kejujuran. "Yang paling tahu tentang kondisi siswa ialah sekolah", terangnya.

Rombongan selanjutnya bergegas menuju di MTsN 2 Surabaya. Di tempat tersebut, banyak para siswa yang meminta doa restu kepada walikota agar mendapatakan kelancaran dalam mengerjakan soal-soal.

Walikota terbaik versi citymajor.com kembali mengingatkan, kesempatan mengikuti unas tidak hanya saat ini saja, melainkan di sekolah yang leboh tinggi nantinya bisa diperbaiki dan ditingkatkan kembali belajarnya.

"Kesempatan itu ada nanti di SMA bisa diperbaiki. Jadi jangan kamu pertaruhkan. Nanti bisa bermasalah dengan kepolisian. Ibu yakin kalian pasti bisa", tandasnya.

Inspeksi mendadak (sidak) unas di Surabaya oleh walikota berakhir di SMP Gema 45. Di sekolah tersebut, walikota berkesempatan berdialog dengan para guru dan pengawas unas. Ia menghimbau kepada pengawas ujian untuk menjaga suasana ketenangan dan kenyamanan para siswa dalam mengerjakan unas. "Anak-anak jangan terlalu dibuat stres, agar mereka merasa nyaman dalam mengerjakan unas". (Humas Dispendik Surabaya)

Read 123479 times
Rate this item
(1 Vote)

Ribuan LJK Telah Dipindai

May 10, 2014
Hit: 130477
Written by
Ribuan LJK Telah Dipindai

Selama pelaksanaan ujian nasional (unas) tingkat SMP Sederajat di kota Surabaya, sampai hari ini telah dilakukan proses pemindaian ribuan lembar jawaban komputer (LJK) pada mata pelajaran bahasa indonesia dan matematika yang telah diujikan.

Pemindaian LJK unas dilakukan oleh pihak Dikbud Provinsi Jatim di Gedung Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Disdik) Dispendik Surabaya Dra. Eko Prasetyoningsih, M. Pd menerangkan, sebelum LJK dikirim ke asrama haji terlebih dahulu diserahkan ke Dispendik Surabaya untuk dilakukan verifikasi.

Panita unas SMP, menyerahkan langsung LJK unas tersebut setelah jam ujian berakhir. Ketua sub rayon bersama anggotanya menyerahkan LJK unas dikawal ketat oleh pihak kepolisian.

Eko menambahkan, proses verifikasi yang dilakukan Dispendik bertujuan untuk menghitung ulang jumlah  sampul soal dengan peserta ujian yang hadir pada hari tersebut.

Setelah berkas sampul soal lengkap, kemudian dikirim ke asrama haji guna selanjutnya dilakukan pemindaian (proses scanning) LJK.  (Humas Dispendik Surabaya)

Read 130477 times
Rate this item
(0 votes)

Buka Pintu Segel, Ketua Sub Rayon dan Pengawas Datang Lebih Awal Featured

May 10, 2014
Hit: 108122
Written by
Buka Pintu Segel, Ketua Sub Rayon dan Pengawas Datang Lebih Awal

Selama beberapa hari ini, demi terselenggaranya kesuksesan pelaksanaan unas di Surabaya. Ratusan guru, para kepala sekolah/ketua sub rayon, pengawas ujian rela datang sejak pukul 05.00 di tiap-tiap polsek tempat penyimpanan naskah unas tingkat SMP Sederajat.

Hal tersebut dilakukan lebih awal agar pendistribusian naskah unas kepada sekolah-sekolah penyelenggara dapat tiba tepat waktu, sehingga para siswa dapat mengikuti unas dengan tertib dan lancar.

Sebelum didistribusikan ke masing-masing sekolah, bersama pihak pengawas ujian para ketua sub rayon bersama anggotanya melakukan pengecekan jumlah amplop soal terlebiih dahulu di dalam boks yang tersimpan di tiap-tiap mapolsek.

Amplop soal sendiri di bagi tiga. Amplop besar berisi 21 soal, amplop sedang berisi 15 soal, dan amplop kecil berisi 15 soal. Jenis amplop yang didapatkan sekolah bergantung pada jumlah peserta ujian.

Seperti tadi pagi di Polsek Kenjeran, pembukaan gudang penyimpanan naskah unas dilakukan oleh tiga unsur, yakni dari pihak kepolisian, pengawas LPMP, serta ketua sub rayon. Terdapat lima sub rayon pada kecamatan Kenjeran ini, yakni sub rayon 15, 18, 31, 61 dan 45.

Ketua sub rayon 15 Sisminarto menuturkan bahwa semenjak duahari terakhir ini, ia bersama timnya sejak pukul 05. 00 telah tiba di mapolsek untuk melakukan pengecekan amplop naskah unas. Hal tersebut ia lakukan agar dalam pendistribusian naskah tidak tergesa-gesa karena diburu waktu.

"Dengan demikian, jumlah amplop soal sesuai dengan jumlah peserta ujian", terangnya. Pengecekan amplop naskah soal ini, dilakukan agar tidak terjadi kekeliruan ataupun kekurangan naskah dalam pelaksanaan ujian. Sehingga apabila ada kekeliruan amplop soal dengan sampul soal, ataupun kekurangan soal dapat segera ditangani karena masih cukup waktu yang tersedia. (Humas Dispendik Surabaya)

Read 108122 times
Rate this item
(0 votes)
Optimalkan Peran Guru Cegah Narkoba, BNN dan Dispendik Bentuk Kader

Penyalahgunaan narkotika yang kian marak di kalangan pelajar akhir-akhir ini, menuntut kesadaran semua pihak untuk bersama mencegah dan menanggulanginya. Pentingnya sebuah ketahanan sekolah dalam memerangi bahaya narkotika tersabut menjadi benteng awal dalam melindungi para siswa dari bahaya napza tersebut.

Selasa (29/04), Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya adakan pembentukan kader anti narkoba bagi lembaga pendidikan di gedung PKK, Gayung Kebonsari Surabaya.

Kepala Bidang Kesenian, OR dan PLS Drs. Dakah Wahyudi menerangkan, bahwa tujuan diadakannya pembentukan kader narkoba bagi guru dan lembaga pendidikan ini bertujuan untuk menciptakan sebuah ketahanan sekolah yang kokoh, terutama dalam memerangi bahaya narkoba yang mengincar para siswa usia sekolah.

Pada kesempatan ini, para guru diajarkan tentang bagaimana melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba terhadap para siswa. "Mereka nantinya dapat memberikan shock terapy tentang bahaya narkoba tersebut".

Sementara itu, Badi dari BNN menambahkan bahwa salah satu dari tiga pilar gangguan keamanan di Indonesia, yakni peredaran narkotika. "Untuk itu kita harus bersama memerangi dan segera melakukan pencegahan".

Salah satu penyebab kenakalan remaja yang berdampak buruk pada penyalah gunaan narkotika, yakni berbagai macam pengaruh lingkungan negatif dari luar yang dapat menjerumuskan mereka ke dalam penyalahgunaan narkotika. (Humas Dispendik Surabaya)

Read 208698 times
Rate this item
(0 votes)
  •  Start 
  •  1 
  •  End 

Kalender

« December 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31