
Kegiatan “Industri Mengajar SMK” adalah inisiatif penting yang mempertemukan praktisi industri secara langsung di sekolah kejuruan (SMK) untuk berbagi pengalaman, keterampilan, dan pengetahuan terkini guna menjembatani kesenjangan antara teori sekolah dan praktik dunia kerja, meningkatkan relevansi kurikulum, serta mempersiapkan lulusan SMK dengan kompetensi (hard skill & soft skill) yang sesuai dengan kebutuhan industri nyata melalui pendekatan berbasis pengalaman, seringkali terintegrasi dalam model pembelajaran seperti Teacing Factory (TEFA) atau Kelas Industri.
Hari Kamis (15/01/2026), Bursa Kerja Khusus (BKK) SMKN 3 Surabaya mengadakan Kegiatan Industry Mengajar dengan narasumber EDY SUPARMANTO Alumni Pertama di SMKN 3 Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula yang diikuti oleh seluruh kelas XI TITL . Kegiatan Industri Mengajar merupakan salah satu upaya yang dapat mempersiapkan siswa SMK dengan lebih baik untuk memasuki dunia kerja, memahami tuntutan industri, dan mengembangkan keterampilan yang relevan. Selain itu, kegiatan ini membantu menciptakan hubungan yang erat antara dunia pendidikan dan dunia industri, yang sangat penting untuk menjaga relevansi pendidikan dan memastikan lulusan SMK siap untuk menjadi anggota produktif dalam masyarakat.



Pada hari yang sama juga ada kegiatan Kuliah Kerja Nyata ITATS Bersama DPIB di Ruang Meeting. KKN ITATS ( Instititut Teknologi Adhi Tama Surabaya) di SMK umumnya berupa program pengabdian masyarakat tematik, di mana mahasiswa ITATS memberikan pelatihan praktis dan edukasi kejuruan langsung di SMK terkait untuk meningkatkan keahlian siswa dan mendukung program pemerintah seperti Merdeka Belajar, dengan tujuan membentuk SDM siap kerja dan peka terhadap kebutuhan industri/masyarakat,
Selain pelatihan teknis, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan kampus ITATS kepada para siswa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN TI ITATS tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga memotivasi siswa untuk terus berkembang secara akademik. Sebuah langkah kecil dengan dampak besar dalam menciptakan generasi yang siap bersaing di era digital.




